Sudah
menjadi fakta umum bahwa transportasi udara merupakan transportasi yang saat
ini sudah banyak sekali penerbanganya. Saat ini seseorang memilih menggunakan
jasa transportasi udara memiliki beberapa alasan kepentingan, diantaranya untuk
kepentingan bisnis, kepentingan parawisata dan berbagai kepentingan lainnya.
Perkembangan dang pertumbuhan industri penerbangan tersebut tidak terlepas dari
peningkatan jumlah pengguna jasa transportasi udara. Dilihat dari aspek penyelenggaraan
penerbangan terdapat dua bentuk kegiatan penerbangan, yaitu penerbangan
komersil dan penerbangan bukan komersil. Penerbangan komersil atau niaga
merupakan bentuk transportasi udara yang mengenakan biaya bagi penggunanya.
Minggu, 27 Desember 2015
Minggu, 03 Mei 2015
Museum Keprajuritan
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Sebelum kedaulatan di dapatkan oleh republik ini banyak proses perjuangan telah yang telah terjadi yang kini biasa disebut sejarah. Perjuangan terjadi di setiap masing-masing daerah. Rakyat yang berjuang merasakan pengorbanan penghianatan, strategi dalam perang dan masih banyak lagi hal-hal terjadi. Semua kejadian itu atas dasar untuk mendapatkan kemerdekaan. Masa dimana semua rakyat saling menjaga, membantu, dan berjuang bersama. Dari ujung barat sampai ujung timur di negara ini bergerak bersama atas dasar melindungi bumi pertiwi.
Tapi malang di masa yang semakin modern ini, banyak orang yang lupa dan tidak tahu karna rasa nasionalisme pada masing-masing diri rakyat sudah mulai pudar dengan adanya globalisasi. Dengan semua kisah perjuangan para pejuang kita dulu. Banyak yang tidak mempedulikannya karena sudah tergerus oleh jaman. Sehingga banyak orang yang tidak mempertahankan apa yang dulu telah diperjuangkan oleh bangsa di seluruh negeri ini.
Sehingga pada kesempatan kali ini kami menuliskan salah satu tempat penyimpanan sisa-sisa bukti sejarah, agar dapat membantu mengetahui dan mengingat semua hal yang telah dilupakan oleh hampir semua kalangan. Hampir semua orang berjuang untuk mendapatkan semboyan merdeka. Pada tulisan kali ini Kami ingin menimbulkan kembali semangat Nasionalisme akan Bangsa ini, rasa persaudaraan sesama bangsa dan cinta tanah air.
Minggu, 16 November 2014
Manusia dan Pandangan Hidup
A. PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup.
Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia
menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu
dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup
artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan.
Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan
pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah
timbul seketika atau dalam waktu yang singkat
saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan
terus menerus, sebingga basil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya.Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh
akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima
hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan,
atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.
Sabtu, 08 November 2014
Manusia dan Keadilan
Manusia dan Keadilan
A. PENGERTIAN KEADILAN
Pengertian keadilan menurut ilmuan
Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan
sebagai titik tengah di antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan
terlalu sedikit. Kedua ekstrim itu menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua
orang itu memiliki persamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka
masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama.
Keadilan juga dikemukakan oleh Plato
yang berbunyi, keadilan di proyeksikan pada diri manusia sehingga yang
dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri,dan perasaannya
dikendalikan oleh akal.
Sedangkan menurut pendapat dari
Socrates yang memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates
keadilan dapat tercipta apabila warga Negara sudah meraskan bahwa pihak
pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Sabtu, 01 November 2014
Manusia dan Kegelisahan
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan
berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram atau selalu merasa
khawatir dan tidak tenang. Maka, kegelisahan adalah hal yang menggambarkan
seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir dan tidak
tenang dalam tingkah lakunya.
Gejala
kegelisahan yang dialami oleh seseorang dapat diketahui dari tingkah laku atau
gerak geriknya dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu
umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar-mandir dalam ruang
tertentu sambil menundukkan kepala, dan sebagainya.
Kegelisahan juga
diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan
atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi
dapat disebutkan bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan
tidak tecapai.
Sigmund Freud
ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa
manusia yaitu :
Minggu, 26 Oktober 2014
Manusia dan Tanggung Jawab
I.
Manusia dan Tanggung Jawab
A. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung
jawab menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah keadaan yang wajib menanggung
segala sesuatunya. Sehingga tanggung jawab adalah berkewajiban menanggung
segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung
jawab berupa kesadaran manusia akan tingkah lakunya atau perbuatannya yang
disengaja maupun tidak sengaja.
Seseorang
mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinfasan atau pengertian
segala keinfasan perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan hak lain. Manusia
tidak boleh berbuat semaunya terhadap sesama manusia dan terhadap alam
lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan dan kelarasan antara sesama
manusia dan alamnya.
Minggu, 19 Oktober 2014
Manusia dan Harapan
I.
Manusia
dan Harapan
A. PENGERTIAN HARAPAN
Harapan
berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga
harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan itu harapapan
bisa menyangkut masa depan. Jadi untuk mewujudkan suatu harapan harus disertai
dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Bila dibandingkan dengan
cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk. Antara
harapan dan cita-cita terdapat semacam persamaan, yaitu :
1.
Keduanya menyangkut masa depan karena
belum terwujud.
2.
Pada umumnya orang menginginkan hal yang
lebih baik antara harapan maupun cita-cita.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
